Kamis, 19 September 2013

Daddy? Yes, you're my dad

Apa sih yang terlintas pertama kali di otak kalian saat menyebut kata 'Ayah'? Ayahku yang baik. Ayah yang sayang keluarga. Ayah yang jadi panutanku. Ayah yang suka main perempuan. Ayah yang kasar. Ayah yang tidak punya waktu untukku. Ada berbagai macam jenis 'Ayah' di hidup ini, dari yang paling manis hingga yang paling ingin kita lupa kan.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia Ayah artinya adalah orang tua kandung laki-laki. Tapi apa arti Ayah menurut kalian? Lebih tepatnya bagaimana sosok Ayah untuk kalian?
Aku hanya akan sedikit share tentang pengalaman untuk sosok seorang Ayah. Kata Ayah benar-benar menyita pikiranku saat aku berumur empat tahun. Aku menyadari bahwa orang tuaku tidak cocok satu sama lain dan mereka memutuskan berpisah beberapa tahun kemudian. Aku kehilangan sosok Ayah saat itu, dan aku berusaha mendapatkannya dari siapa saja. Om, ayah temen, bahkan temen sekolah pun jadi korban pencarianku. Lalu aku bingung, Ayah seperti apa yang aku cari? Aku menemukan banyak sosok Ayah dan Daddy-to-be , tapi aku bahkan bingung bila mendiskripsikan Ayahku. 'Deskripsikan saja sifatmu. Sifat kamu mirip banget sama Papa.' Kata Mama, disambut manyun olehku. Bukannya tidak suka dibilang mirip, tapi aku merasa semakin aku tidak ingin mirip dengannya, semakin mirip aku dengannya. *menghela nafas panjaaang banget
Kurasa pepatah 'Buah jatuh tak jauh dari pohonnya' akan selalu berlaku, tanpa kita sadari. Ayah akan selalu menjadi sosok penting buat kita. Entah itu menjadi panutan atau menjadi sosok yang dibenci, dia akan terus berada di pikiran dan darah kita.
So, disini aku cuma mau bilang, sayangi orang tuamu, Ayah & Ibu, karena mereka kalian ada disini. Jangan pernah menolak mereka karena sifat mereka, karena mereka punya cara menyayangi yang berbeda-beda.

Minggu, 15 September 2013

LDR ( Long Distance Relationship )

Kalian pernah pacaran? Pernah pacaran jauh-jauhan alias LDR? Mungkin ada yang pernah, mungkin juga nggak atau belum mencobanya.
Aku pernah menjalaninya, malah hampir setiap pacaran selalu dengan LDR. Dua kali pacaran (ini yang serius ya,bukan main-main lagi :p ), dua kali juga LDR. Kalo ditanya cape? Cape hati juga fisik. Bosen, jenuh? Sering. Kalo lebih sering ga enaknya kenapa masih LDR? Karena aku yang memilih, jadi harus dijalani.  :D
Bulan pertama, mungkin dibawa asik aja, intinya berusaha membuktikan bahwa aku bisa dan lebih dewasa dalam menjalani hubungan serius. Tiga bulan berikutnya mulai bosen, ngeliatin orang punya pacar yang bener ada di samping mereka bukan cuma status doang. Dan akhirnya jadi bosen, dan saat dia udah balik ke sini, akhirnya ga bisa ketolong lagi, udah ga nyaman duluan. Itu pengalaman pacar pertama.
Sekarang jalan pacar kedua, rasanya hampir mirip, cuma kita berdua coba pertahanin dengan tiap bulan saling mengunjungi, kalo nggak aku yang kesana ya dia yang kesini. Tapi kok jadi cinta berat diongkos. Dan masalahnya ga berhenti disitu, kita juga beda kepercayaan, ini sih masalah yang paling rawannya.
Stop tentang saya, balik lagi ke LDR, sebenernya banyak yang akhirnya membuat hubungan ini sebagai ajang pembuktian diri dan pendewasaan diri. Bagus sih sebenernya, tapi kalo udah ga ada rasa lagi, apalagi yang mau dibuktiin?
Coba dipikirin lagi, buat kalian yang nekat berhubungan LDR karena alasan itu. Apa mau gitu aja hubungannya? Ga punya rasa apa-apa lagi, tapi tetep dilanjutin demi pembuktian diri? Ga kasihan sama pacar yang sama aja di PHP in?


Minggu, 08 September 2013

Minggu siang? Waktunya upload foto!!

Dari pada nggak ada kerjaan siang - siang. Coba posting foto di socmed kita. Terserah foto sekarang atau foto jaman sekolah dulu. Siapa tau nanti yang like kita adalah gebetan kita..

Selamat mencoba :))

Rabu, 04 September 2013

It's Time to Say ' NO BULLYING '

Pernah nggak kepikiran sama kalian gimana perasaan orang yang di - bully? Bener-bener deh efek nonton drama korea kelamaan emang nggak baik,akhirnya jadi terbawa ke suasana sehari-hari.
Yang pasti di bully itu menyakitkan banget, buat batin dan fisik kita. Aku nggak pernah mendukung bullying. Aku yakin kalian juga seperti itu, tapi apa kalian sadar, secara sadar atau nggak kita pasti pernah melakukan bullying.

Pertama, yang paling parah, adalah mem bully secara langsung, baik fisik atau verbal. Paling sering ditemukan di sekolah - sekolah atau tempat kerja.
Kedua, gosip. Apa kalian tau ini juga salah satu bully secara verbal? Memang tidak secara langsung, tapi ini membuat orang mungkin membuat penilaian yang salah terhadap orang lain.
Ketiga, yang sering kita lakukan tanpa sadar, judge book from their cover. Aku yakin kalian pernah melakukannya, aku juga pernah. Sering malah ( sorry to say , I'm not that perfect ) . Ini juga bentuk mem bully loh.

Dan, kalo diomongin soal dampaknya, banyak banget dampak negatifnya. Mulai dari minder, percobaan bunuh diri, sampai dendam.
Awalnya mungkin minder, tapi akhirnya orang yang di bully bisa berakhir kematiannya atau menyebabkan kematian orang lain. Buatku nggak ada orang di dunia ini yang pantas di bully. Terlalu jelek, terlalu cantik, tidak pintar, nerd, pembohong, atau apa pun, itu cuma alasan. Bukan cuma alasan untuk iri, tapi juga alasan untuk diperhatikan.
Boleh kok di cek, kalo kalian punya temen yang suka mem bullying, apakah dia kekurangan perhatian atau dia memang tipe yang selalu ingin diperhatikan? Dan, buat kalian yang suka membully, bagaimana kalo sekali-sekali kalian yang berada di pihak yang disiksa dan di bully, apakah itu menyedihkan atau menyenangkan? Kalau itu menyenangkan, coba periksakan diri kalian ke dokter, siapa tau kalian mengidap 'Masokis' ?
Dan tambahan lagi, buat kalian yang pernah di bully, jangan stress. Just be your own self. It's your life. Do not care with people say, they don't know about you.  Saya yakin, kita semua sudah bepikiran terbuka, anggap semua tindakan mereka adalah untuk membangun karakter kalian menjadi lebih baik. Dan jangan takut untuk bergerak saat bullying yang kalian terima sudah kelewatan. Minta bantuan pihak - pihak yang benar - benar bisa kalian percaya, ortu, temen, atau pihak berwajib.
And, saya nulis ini bukan untuk menggurui, hanya ingin sharing agar kita tidak tutup mata dengan yang terjadi di sekeliling kita..

Kamis, 29 Agustus 2013

Jakarta Hari Ini

Bagaimana Jakarta hari ini? rasanya ngak perlu dijelaskan lagi bagaimana kota kita ini hari ini. Macet? Pasti. Panas? Banget. Nggak sabaran? Ember, orang disini udah pada nggak waras kali ya.
untukku hari ini Jakarta penuh sesak seperti biasa dan penuh dengan orang tidak sabaran ( termasuk aku :p ). Malah kurasa setiap hari bertambah 100 orang yang kesabarannya sudah habis di Ibu Kota ini. Stok kesabaran dan perasaan tenggang rasa yang diberikan Tuhan rasanya semakin lama semakin menipis, harus benar-benar dihemat, secara ini adalah sumber daya yang tidak dapat diperbaharui lagi, biar bisa bertahan hingga akhir hayat.
Kalo menceritakan Jakarta, kayaknya semua tentang yang jelek-jelek semua. Padahal hari ini karena demo Metro Mini, jalanan gatsu - tendean agak sedikit lowong loh. Padahal biasanya padet sampai patung Pancoran. Mungkin ada baiknya Metro Mini diganti dengan armada yang lebih bagus. itu lebih baik dari pada yang sekarang, bener-bener udah nggak layak jalan.
dukungan buat pak Jokowi deh, buat meremajakan bus-bus yang udah nggak layak!!semangat ahjussi!!

Senin, 26 Agustus 2013

Wkt Jarot

Wkt Jarot? Pasti bingung itu apa? Awalnya gue juga bingung,kenapa nama grup smp gue namanya jadi aneh bin ajaib gitu. Eh usut punya usut, itu singkatan nama sekolah dan nama ketua yayasan gue. *ngakak sengakak-ngakaknya
Secara, tumben banget sohib-sohib ini perhatian banget sama sekolah.padahal kalo upacara selalu berdiri paling belakang, biar bisa neduh di bawah pohon mangga dan balik ke kantin lebih cepet, skrg mereka malah pasang nama grup itu. Itu suatu keajaiban yang patut dirayakan.
Dan kalo ngomongin temen2 gue ini semasa smp,gue rasa gue bakal jomblo seumur hidup. Terlalu banyak kejadian memalukan yg mereka tahu tentang gue, tp hal yang sama juga berlaku buat mereka. Kalo gue jomblo itu berarti mereka juga harus jomblo selamanya. Hihihihi *tawa nenek gombel
How 'bout you? Masih berhubungan kan sama temen smp lu? Apa mereka tau terlalu banyak ttg kalian? Just check this, maybe lo termasuk jomblo seumur idup..

The truth

Gambar ini gue buat saat sma,dan yang gue pikirkan saat membuatnya adalah gue lagi suka sama laki-laki yang punya jalan berbeda sama gue. Dan gue juga udah nggak peduli sama dia. Tapi, ya kata 'tapi' emang dibutuhkan banget saat gue tetep berharap sama dia walaupun cuma sedikit.
Well, hubungannya dengan the truth apa sih? Hubunganya adalah gue nggak pernah bilang ke orang lain tentang alasan sebenarnya. That's the truth. Apa kalian juga pernah mengalaminya? Melakukan sesuatu yang kalian tdk pernah mengatakan alasannya kepada orang lain?
Coba deh buka memori kalian,dan katakan 'ya,the truth is I cant tell you.'